Home / Berita Jabar / Sambung Tali Silaturahmi Terputus, 2 Tokoh Masyarakat Sepakat Islah, Demi Membangun Desa

Sambung Tali Silaturahmi Terputus, 2 Tokoh Masyarakat Sepakat Islah, Demi Membangun Desa

Pangandaran, Faktualjabar.com – Setelah ramai dipemberitaan beberapa media terkait audiens masyarakat Desa Karangmulya Kecamatan Padaherang beberapa minggu lalu yang menyisakan kesan antara pihak pemerintah desa dengan warga masyarakatnya yang terkotak – kotakan.

Ahad, (02/05/2021) bertempat di salah satu Rumah Makan di Kecamatan Banjarsari, Kedua tokoh masyarakat di Desa Karangmulya bersama – sama berkomitmen dan bersepakat untuk islah demi kemajuan Desa Karangmulya.

Sebelumnya menjadi prasangka dan praduga beberapa tokoh masyarakat yang hadir saat audiens memberikan catatan terhadap kinerja Pemerintahan Desa, bahkan sampai melebar dari pokok permasalahan apa yang diinginkan warga masyarakat Desa Karangmulya.

Nartha Sugiarta yang sebelumnya menjabat Kepala Desa Karangmulya 2 periode, sempat tersinggung akibat sikap Kepala Desa Wahyuman yang spontanitas menuturkan lisan yang menurut Nartha Sugiarta tidak seperti apa yang disampaikan di forum.

Namun dengan segala kerendahan hati akhirnya kedua tokoh ini bergandengan saling memaafkan dan berkomitmen untuk mengubur dalam – dalam atas kesalahfaham tersebut.

Seperti yang disampaikan Kepala Desa Wahyuman dihadapan awak media “Dirinya memohon maaf atas sikapnya yang menyinggung perasaan beliau, dan tidak ada niatan untuk menyakiti pribadi Pa Nartha Sugiarta dan koleganya. Di bulan penuh berkah dan ampunan ini dirinya sadar akan kekurangan, kekhilafan dalam melaksanakan kepemimpinannya selaku Kepala Desa Karangmulya, untuk itu dengan bertemunya langsung ke Pa Nartha merupakan sebuah kehormatan baginya. Alhamdulillah … kejadian ini saya ambil hikmahnya, jelasnya.

Lebih lanjut, Wahyuman menuturkan pula “sebenarnya hubungan dengan keluarga Pa Nartha sangat baik, di bulan penuh berkah ini dirinya berharap tersambung kembali tali silahturrahmi yang sempat terputus”, tuturnya.

“Pa Nartha baginya merupakan senior walaupun secara usia lebih muda, namun dalam pengalamannya menjalankan roda  Pemerintahan Desa sangat luar biasa dan bisa dirasakan hasil dari pembangunan Desa. Tentu arahan dan bimbingannya sangat diharapkan. Adapun saat sekarang dirinya  diamanahkan untuk menjadi Kepala Desa, guna melanjutkan apa yang belum terealisasi oleh Pemerintahan sebelumnya, kata Wahyuman.

Ditempat yang sama Nartha Sugiarta juga menuturkan “bahwa pertemuan ini tentunya kehendak Illahirobbi yang sudah menjadi ketetapnya, dirinya juga memohon maaf karena mungkin ķami berdua saling berpraduga dan berprasangka kurang baik. Adapun hal – hal yang sifatnya privasi saat di forum audiens yang disampaikan Pa Kuwu Wahyuman, dirinya sudah memaafkan dan tidak ada niatan untuk membawa ke jalur hukum”, tandasnya.

Dirinya ingin bersama – sama membangun Desa Karangmulya ke depan lebih baik lebih humanis, terbuka dan membuka komunikasi satu sama lain. Adapun hal yang disampaikan Pa Wahyuman terkait berbagi pengalaman di Pemerintahan Desa, dirinya siap 24 jam jika Pa Wahyuman membutuhkan tenaga, dirinya siap memberikan sumbangsih pemikirannya.

Saatnya kami bersatu bersama – sama dengan seluruh eleman masyarakat Desa Karangmulya untuk bersinergi bekerja sama dalam kemajuan pembangunan Desa Karangmulya. Kita singkirkan hal – hal yang sifatnya berdampak tidak baik, baik bagi pribadi masing – masing maupun berdampak luas kepada masyarakat, pungkasnya. (driez)

About admin

Check Also

Spirit Ramadhan, GTHNK 35+ Berbagi Keberkahan Dengan Masyarakat

Kota Tasikmalaya, faktualjabar.com-di hari ke 27 ramadhan 1442 H tentunya dari berbagai kalangan berlomba-lomba mengadakan …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *