Infonya Jawa barat
Home / Berita Jabar / Nekat Jual Satwa Langka dan Dilindungi, Warga Jatiwaras Dibekuk Polisi

Nekat Jual Satwa Langka dan Dilindungi, Warga Jatiwaras Dibekuk Polisi

Kota Tasikmalaya, faktualjabar.com- Dua warga Jatiwaras diamankan anggota Satreskrim Polres Tasikmalaya, Jawa Barat,karena nekad jual satwa langka dan dilindungi jenis binatang kancil sebanyak 22 ekor.

“Ya kami amankan dua tersangka kasus perdagangan satwa langka, kita amankan Minggu (26/5/24). Hari ini kita tetapkan jadi tersangka,” kata AKP Ridwan Budiarta, Kasat Reskrim Polres Tasikmalaya pada awak media, Senin (27/5/24).

AKP Ridwan Budiarta menerangkan jumlah kancil yang diperjualbelikan mencapai 20 ekor. Kancil ini sudah siap dijual lengkap dengan kandangnya dari box plastik. Di dalamnya juga sudah disediakan pakan dari sayuran.

“Dalam pengungkapan ini kami berhasil mengamankan 22 ekor kancil yang hendak di diperjual belikan. Kancil ini disimpan dalam box plastik,” kata Ridwan Budiarta.

Ridwan menyebut, jika tersangka ini sudah memperdagangkan kancil selama sembilan bulan. Selain berburu dan membeli dari pemburu, mereka juga menernakan kancil dirumah. Beberapa ekor anak kancil turut disita.

“Jadi dia beli kancil dari pemburu liar terus juga kadang berburu. Malahan dia ini nernak kancil sampai ada anakanya,” kata Ridwan.

Menurutnya, tersangka ini mendapatkan hewan kancil tersebut dari pemburu dari wilayah selatan. Namun pemburu yang tidak terlalu dekat dengan pelaku.

” Dari wilayah selatan pengakuannya, yakni dari selatan yang berada di Jawa Barat seperti Garut Selatan dan Sukabumi,” ujar dia.

Modus kedua tersangka memperdagangkan kancil melalui media sosial Facebook

“Kami menemukan bahwa kedua TSK ini memperdagangkan kancil melalui akun FB tapi bukan atasnama dia,” kata Ridwan.

Ridwan mengatakan jika kancil-kancil tersebut akan diserahkan kepada Bidang Konservasi Sumberdaya Alam (BKSDA) untuk dititipkan sementara dan juga observasi.

“Karena di BKSDA ini mengetahui lokasi dan cara untuk merawat kancil tersebut,” kata Ridwan.

Seorang pelaku bahkan akui selama sembilan bulan ini sempat memperdagangan satwa langka dan dilindungi lainya.

“Ada jual satwa lain kaya kucing hutan,” kata Salah satu Tersangka saat diperiksa penyidik diruang Unit Tipiter Satreskrim Polres Tasikmalaya, Senin (27/5/24).

Akibat perbuatan yang dilakukan, kedua tersangka ini diancam kurungan penjara selama lima tahun dan denda Rp 100 juta.(***)

About admin

Check Also

Insan Media Sokong KPU Kota Tasikmalaya Tingkatkan Partisipasi Pemilih

Kota Tasikmalaya, faktualjabar.com – KPU Kota Tasikmalaya mengadakan sosialisasi tahapan Pilkada Kota Tasikmalaya tahun 2024 …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *