Infonya Jawa barat
Home / Berita Jabar / Penderita Gizi Buruk Di Pangandaran Butuh Bantuan

Penderita Gizi Buruk Di Pangandaran Butuh Bantuan

Pangandaran, Faktualjabar.com – Penderita gizi buruk akibat kelainan, dialami remaja 19 tahun Iqbal Maulana, warga Desa Paledah RT 05 / RW 02 Kecamatan Padaherang. Berat beban tubuhnya menyusut, yang normal diusianya 19 tahun sekarang hanya 12 kg.

Putra dari Bapak Endang (45) dan Ibu Sarmini (42), sebelumnya pada saat lahiran berat normal di 3,2 kg, namun selang 1 hari lahiran Iqbal mengalami panas dan kejang – kejang. Selaku orang tua tentu memeriksa Iqbal ke dokter spesialis anak di Kota Banjar, guna memeriksa diagnosis medis.

Rawat jalan pun semenjak balita dilakukan hingga menemui dokter spesialis saraf sesuai anjuran dokter spesialis anak, hingga menurut rekap medis Iqbal mengalami gangguan saraf, yang berakibat pada penurunan imunitas gizi, ungkap Sarmini Ibu dari 2 anak ini, Rabu (14/04/2021).

Selain Iqbal, kondisi suaminya Endang juga hingga sekarang harus cuci darah tiap minggunya karena gagal ginjal, hingga sekarang sudah 6 bulan rutin melakukan cuci darah.

Sementara menurut Enok (65) Neneknya Iqbal mengungkapkan, Dirinya berserah diri kepada Alloh SWT, menerima ketatapan dari NYA. karena Iqbal membutuhkan perlakuan khusus, terlebih untuk mengkonsumsi nasi dan lauk pauk sudah tidak bisa, hingga sekarang asupan nutrisi pun mengandalkan bubur promina dan susu bendera untuk sehari – harinya, bahkan terapi tradisional pun dilakukan.

“Alhdmulilah Ada bantuan dari pihak Pemerintah Kabupaten Pangandaran melalui Dinas Sosial PMD, berupa sembako, tempat tidur yang diberikan kepada keluarga, Dirinya sangat berterima kasih karena ada kepedulian” Kata Enkn

Untuk fasilitas kesehatan berupa BPJS bagi keluarganya sudah ada, terlebih Endang yang rutin melakukan cuci darah, namun untuk biaya transportasi dan lainnya sekali berobat memerlukan uang Rp 750.000,- itu pun 2 labu darah harus beli dan sisanya 5 labu pendonor dari pihak keluarga.

“Kebutuhan pokok Iqbal sendiri setiap bulannya memerlukan Rp 700.000 hingga Rp 1.000.000,-. Dengan kondisi seperti ini pihak keluarga pasrah dan hanya mengandalkan dari para dermawan guna memenuhi kebutuhan Iqbal” Tutur Enok

Ditempat yang sama Sekretaris Dinas Sosial PMD Tjomi menyampaikan untuk bantuan sembako dan alat tidur ini merupakan kewajiban dari Pemerintah Kabupaten Pangandaran terhadap warga masyarakatnya yang perlu dibantu.

Sedangkan untuk kebutuhan orang tua Iqbal, pihak Dinas Sosial PMD Kabupaten Pangandaran akan mengupayakan dan berkoordinasi dengan pihak – pihak terkait seperti Baznas Pangandaran. (driez)

About admin

Check Also

Milangkala ke 7 Satlatsus Ulot dan Halal Bihalal Ulot-RMP Rekatkan Kekeluargaan

Kota Tasikmalaya, faktualjabar.com- Milangkala Tarung Derajat Satuan Latihan Khusus Usia Kolot (Satlatsus Ulot) Kota Tasikmalaya …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *