Infonya Jawa barat
Home / Berita Jabar / SMA Pancasila Lakukan Pembelajaran Media Tanam dengan KWT Hijau Muda

SMA Pancasila Lakukan Pembelajaran Media Tanam dengan KWT Hijau Muda

Kota Tasikmalaya, faktualjabar.com-SMA Pancasila melakukan pembelajaran diluar kelas dengan mengunjungi ke Kelompok Wanita Tani (KWT) Hijau Muda untuk melakukan pembelajaran media tanam di kp talangsari, Kel. Awipari Kec. Cibeureum, senin(3/10/2022).

Dalam Kesempatan itu, Ketua KWT Lilis Yulia mengatakan dengan kedatangannya siswa-siswi datang ke KWT ini sangat menyambut baik, dan bisa memberikan edukasi kepada siswa-siswi.

Perlu diketahui KWT ini terbentuk dari tahun 2015, namun sempat vakum, dan hari ini KWT Hijau Muda ini kembali bangkit dan mengelola lahan PJKA kurang lebih 100 bata.

“Alhamdulillah mengelola lahan ini pada tahun 2019 kami bisa mendapatkan hasil maksima, yakni menanam bawang merah dengan bibit 10 kg menjadi 69 kg” Kata Lilis.

Kemudian, KWT Hijau muda saat ini sedang menanam cabe domba, kangkung, jagung, tomat, bawang daun, dll.

“Adapun hasil panennya dijual ke anggota, dan warga sekitar” singkatnya.

Sementara itu, Iin Rosmiati Perwakilan Tenaga Pendidik SMA Pancasila mengatakan pihaknya sedang memiliki program pembelajaran diluar kelas dengan media tanaman.

“Alasan memilih KWT Hijau Muda ini ialah sering kami melihat dari youtube KWT Hijau Muda banyak yang datang ke KWT Hijau Muda dan itu menjadi referensi datang kesini, apalagi kami memiliki alumni SMA Pancasila yang ikut andil di KWT Hijau Muda ini pa H. Agus Jamaludin” jelasnya saat menerangkan kepada KWT Hijau Muda.

Selanjutnya, Iin menerangkan siswa SMA Pancasila baru mulai dengan bibit kangkung yang menanam di Sekolah.

” Setelah melakukan pembelajaran bersama KWT Hijau Muda ini, siswa siswa perlu mengembangkannya, karena sudah mempunyai ilmu terkait bercocok tanam,yang nantinya apabila mereka memiliki lahan bisa berkebun sendiri” bebernya.

Ditempat yang sama, Pembina KWT Hijau Muda H Agus Jamaludin memberikan motivasi kepada anak-anak sekolah agar tidak alergi terhadap tanah bahwa kita pun dari tanah.

“Kehidupan juga diawali dari tanah, bahwa bercocok tanam itu bisa memenuhi kebutuhan sehari-hari” jelasnya.

Serta perlu dipahami bahwa bercocok tanam itu lebih mudah dan bisa menekan inflasi dengan bercocok tanam itu sebetulnya gampang dan mudah.

“Alhamdulillah datangnya generasi muda inj bisa menjadikan ilmu, jangan sampai generasi muda tidak mengetahui cara bercocok tanam yang baik”pungkasnya.(ib)

About admin

Check Also

Berawal #biasainpagi menjadi #tasikberlari

Kota Tasikmalaya, faktualjabar.com- Sabtu yang cerah di pagi hari, beberapa kelompok pelari berkumpul di Cafe …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *